Sentuhan Kecap di Hati yang Terluka
Bab 1: Sepiring Mi Goreng dan Senyum Sang Perawat Di sebuah desa asri di kaki Gunung Ijen, Banyuwangi, bersemayam seorang wanita bernama Sekar. Sejak kecelakaan tragis yang merenggut kemampuan berjalannya, Sekar lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah. Dunianya menyempit, hanya sebatas kursi roda dan buku-buku yang setia menemaninya. Ada satu hal lagi yang menjadi pelipur lara: mi goreng kecap buatan Bi Inah, pembantunya yang sudah dianggap seperti ibu sendiri. "Non Sekar, ayo dimakan. Bi Inah sudah buatkan mi goreng kesukaan Non," ujar Bi Inah lembut, menyodorkan sepiring mi yang mengepulkan aroma menggoda. Sekar tersenyum tipis. "Terima kasih, Bi. Hanya ini yang bisa membuat perutku bersahabat." Nafsu makan Sekar memang seringkali hilang. Berbagai hidangan lezat terasa hambar di lidahnya. Hanya mi goreng kecap dengan rasa manis gurih yang pas, yang mampu membangkitkan selera makannya. [Ilustrasi 1: Sekar di kursi rod...